Sistem bunga efektif adalah kebalikan dari sistem bunga flat, yaitu porsi bunga dihitung berdasarkan pokok hutang tersisa. Sehingga porsi bunga dan pokok dalam angsuran setiap bulan akan berbeda, meski besaran angsuran per bulannya tetap sama. Sistem bunga efektif ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang semisal KPR atau kredit investasi.

Tingkat suku bunga efektif selalu dinyatakan dengan sebuah satuan waktu. Selanjutnya, periode konversi merupakan interval waktu pada akhir dimana bunga dihitung. Tingkat suku bunga dikatakan efektif jika periode konversi dan satu satuan waktunya adalah identik, sehingga bunga pada kasus ini dihitung pada setiap akhir periode satuan waktunya.

Jika bunga dihitung sebanyak n kali dalam setahun, maka tingkat suku bunganya adalah tingkat suku bunga pertahun dibagi dengan frekuensi, n, perhitungan bunga pertahun. Tingkat suku bunga yang demikian inilah yang dinamakan dengan bunga nominal, yang ditulis sebagai:

Sehingga secara akumulasi terdapat hubungan antara tingkat bunga suku nominal dengan tingkat suku bunga efektif, sebagai berikut:

sehingga diperoleh: 

Sedangkan hubungannya dengan tingkat diskon,

sehingga diperoleh : 

dan terdapat hubungan antara tingkat suku bunga nominal dengan tingkat diskon:

Jika frekuensi perhitungan bunga nominal semakin besar dalam satu satuan waktu bunga efektif, maka akan terjadi
perhitungan bunga secara kontinu:

konvergen pada suatu nilai yang dikatakan sebagai percepatan pembungaan (force of interest) dan ekivalen dengan tingkat suku bunga efektif, i. Perhatikan persamaan :

 

contoh soal bunga efektif :

Rumus : Bunga per Bulan = SA x I/12

* SA : Saldo Akhir Periode
* I : Suku bunga per tahun

Perhitungan Bunga Bank Efektif :

Bunga bulan pertama = Rp 12.000.000×12%/12 = Rp 120.000
Angsuran pokok tiap bulan = Rp 12.000.000/12 = Rp 1.000.000

Suku Bunga Nominal

Suku bunga nominal adalah suku bunga yang biasa kita lihat bank atau media cetak. Misalnya perusahaan meminjam uang dari bank sebesar $100.000 selama setahun pada suku bunga nominal 10%, maka pada akhir tahun perusahaan harus mengembalikan pinjaman tersebut sebesar $110.000 (yaitu $100.000 x 10%).
Suku bunga nominal cenderung naik seiring dengan angka inflasi. Jika, misalnya, bank memberlakukan suku bunga 10% pada ekspektasi inflasi selama satu tahun ke depan adalah 0%, maka bank mungkin akan memberlakukan suku bunga 13% jika ekspektasi inflasinya adalah 3%.

Sebagai contoh, pembayaran selama satu tahun dapat dibagi menjadi empat kali tiga bulanan dengan tingkat suku bunga 3% per tiga bulan. Sama halnya jika dikatakan 12% dibayarkan per tiga bulan dalam satu tahunnya. Biasanya, tingkat suku bunga itu dikatakan sebagai “12% yang bersusun setiap 3 bulan”. Apabila dinyatakan dengan cara tersebut, maka tingkat suku bunga 12% disebut tingkat suku bunga nominal dan dinyatakan dengan notasi r.

gambar 1. contoh kalender bunga nominal

Gambar di atas merupakan ilustrasi dari bagaimana pembayaran bunga dengan sistempembayaran 4 kali, yang bersusun setiap 3 bulan (kotak warna merah menandakan 3 bulan pertama, kedua, dst).

kembali ke contoh soal di atas, apabila nilai mendatang untuk pinjaman sebesar Rp 10.000,- pada akhir tahun pertama dengan tingkat suku bunga 12% yang bersusun setiap tiga bulan adalah:

F4= 10.000(1+0.03)= 11.255,0881

Apabila disepakati untuk menggunakan tingkat suku bunga 12% yang dibayarkan hanya sekali di akhir tahun, maka:

F1= 10.000(1+0.12)= 11.200

dari hasil penjelasan di atas maka dapat kita ketahui bahwa pembayaran bunga yang dilakukan lebih dari sekali dalam satu tahun mengakibatkan nilai di akhir tahun lebih besar dibandingkan dengan jika bunga hanya dibayarkan sekali dalam satu tahun.

Perbedaan bunga nominal dan bunga efektif

Perbedaan kedua suku bunga tersebut terletak pada periode pembayaran (perhitungan) bunga yang biasa disebut periode konversi. apabila periode pembayaran bunganya adalah tahunan , maka suku bunganya disebut suku bunga efektif. sedangkan selain dari itu, suku bunganya disebut suku bunga nominal.

sumber : http://blog.uin-malang.ac.id/abdulaziz/files/2010/08/Abduk-Aziz-3-MATEMATIKA-ASURANSI-Bunga-Efektif-dan-Nominal-slides.pdf, 25 oktober 2012, 20:00

http://yasinta.net/suku-bunga-nominal-vs-riil/, 25 oktober 2012, 20:10

http://ektekgumilang.wordpress.com/materi/bunga-nominal/, 25 oktober 2012 , 20:57

http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Bunga%20Bank,%20Bunga%20Flat,%20Bunga%20Efektif,%20Bunga%20Anuitas,%20Fixed%20&%20Floating,%20File-file%20Contoh%20Cara%20Penghitungan%20Bunga%20Bank%20dan%20Tips%20Meminjam%20Uang%20(Kredit)%20di%20Bank&&nomorurut_artikel=320, 25 oktober 2012, 21:06